Kenapa aku ingin menulis tentang Adam? karena aku sendiri
merasa sangat kehilangan Adam Fabumi, si baby selegram yang kemarin (22
November 2017) meninggal dunia dengan tenang. Setelah hampir 7 bulan berjuang
melawan Patau Syndrome dan Trisomy 13. Sedih rasanya begitu
mendengar kabar kepergian Adam, karena aku adalah salah satu pengikutnya yang
aktif mengikuti perkembangan Adam melalui IG, caption-caption sederhana dan
lucu yang ditulis oleh orangtuanya bisa membuatku merasa seolah-olah memang
Adam lah yang menulis caption tersebut. Si Ketua Geng Komplek dengan salam
khasnya, salam kenyot
Adam Fabumi Kamaludin, nama bayi kecil yang dilahirkan pada
tanggal 24 April 2017 ini. Sebenarnya Adam sudah didiagnosa terkena Dandy Walker Syndrome semenjak 5 bulan
masih di kandungan ibunya. setelah Adam dilahirkan syndrome tersebut lalu berkaitan dengan kasus selanjutnya yaitu Patau Syndrome dan Trisomy 13. Aku sendiri buta pengetahuan tentang penyakit tersebut.
Tapi melalui berbagai artikel yang aku baca di internet aku akhirnya tahu apa
itu Patau Syndrome dan Trisomy 13.
Dikenal dengan Patau
Syndrome. Ketika seorang bayi terbentuk di dalam rahim ibunya, seharusnya
ada dua salinan kromosom. Manusia total memiliki 23 pasang kromosom, lalu kenapa
namanya Trisomy 13 karena adanya salinan
ketiga dari kromosom no 13 yang hadir. Dengan kata lain Adam menderita kelebihan
kromosom atau anomali kromosom. Bayi dengan kasus seperti Adam ini sangat spesial
karena hanya terjadi dari 1 : 21.000 kelahiran bayi, bahkan yang meriset pun
yakin bahwa bayi dengan bawaan seperti ini tingkat kejadiannya lebih tinggi
dari data statistik yang ada. Dan juga bayi dengan bawaan seperti ini umumnya
akan lahir dalam keadaan meninggal pun ketika bayi tersebut lahir dalam keadaan
hidup kemungkinan bertahan tidak akan sampai pada perayaan ulang tahunnya,
bahkan menurut penelitian 50% bayi lahir dengan kasus Trisomy 13 hanya dapat bertahan dalam 7 – 12 hari. Seperti yang
sudah aku tulis diatas, bayi dengan kasus seperti ini diberi ‘extra’ oleh Allah, Adam memiliki 6 jari
di masing-masing kaki dan tangannya. Oh yaa, syndrome ini juga tidak mengenal ras dan etnis tetapi umumnya
diderita oleh bayi laki-laki. Dengan kasus seperti ini juga bayi biasanya
diiringi dengan sejumlah penyakit seperti contohnya gangguan pada jantung, hydrocephalus, infeksi paru-paru, ginjal
membengkak, dll
Yang menjadi poin utama dari tulisanku ini adalah aku banyak
belajar dari orangtua Adam dan terutama Adamnya. Aku sangat kagum pada keluarga
ini. Orangtua Adam dapat menerima cobaan ini dengan ikhlas dan tidak menyalahkan Allah atas ujian yang menimpa mereka. Adam yang didiagnosa oleh dokter terkena Dandy Walker Syndrome semenjak di kandungan ibunya tetapi orang
tuanya tetap mempertahankannya mati-matian. Mereka percaya bahwa ada kekuatan
yang akan memberikan keajaiban untuk kesembuhan Adam. Padahal pihak dokter
sudah memberi tahu bahwa kemungkinan Adam dapat hidup dalam jangka panjang
sangat kecil. Dari sini aku belajar ketegaran, semangat pantang menyerah,
keikhlasan menerima dan menjalani takdir. Aku sangat terinspirasi dari keluarga
ini. Orangtua Adam berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk Adam dan Adam
pun berjuang mati-matian untuk dapat hidup panjang, dan itu terbukti hingga
perjuangan Adam terhenti di usianya yang hampir menginjak 7 bulan
Sedih? Yaa aku sangat sedih, apalagi sehari sebelumnya aku
baru saja menonton video klip dari lagu Ran – Melawan Dunia yang menampilkan
kisah dari Adam dan Orang tuanya. Video klipnya benar-benar menyentuh dan
membuat aku ikut larut sampai air mata dengan deras menetes apalagi saat
melihat orangtua Adam mengisahkan perjuangan mereka mengurus buah hati dengan
kasus ini
Untukmu Adam Fabumi Kamaluddin, Our Little Warrior..
Secepat itu kamu pergi dam, onty rasanya masih gak percaya.
Gak ada lagi ketua geng komplek dengan salam kenyotnya
Onty mungkin hanya mengenalmu lewat postingan keseharianmu
di IG, tapi onty merasa sangat dekat dengan Adam. Dari postingan tersebut onty
tahu perkembangan Adam, onty tahu bahwa Adam adalah anak yang super duper kuat
karena sanggup bertahan hingga hampir 7 bulan, kadang onty pun ingin menangis
melihat banyaknya peralatan medis yang terpasang di tubuhmu, membayangkan anak
sekecil itu harus bertahan hidup dengan bantuan peralatan medis.
perjuanganmu mungkin terhenti saat ini, tapi onty tahu Allah
lebih sayang dengan Adam. Allah ingin Adam bermain dan berlarian dengan lincah
disana tanpa terganggu oleh sonde dan peralatan medis lainya. Terimakasih sudah
menginspirasi onty melalui kisahmu yaa dam. Terimakasih karena kehadiranmu yang
begitu singkat di dunia ini mengajarkan onty banyak hal. Mengingatkan onty untuk
selalu bersyukur dengan apa yang onty punya. Istirahat yang tenang disana, kamu
adalah ladang surga orangtuamu. Onty salut dengan perjuangan Adam dan Orangtua
Adam
sekarang sudah gak sakit lagi kan dam? Jangan lupa untuk
daftar di komplek sana yaa dam, bermainlah dengan riang disana. Pasti Adam
sekarang sudah ketemu dengan teman-teman Adam yang sudah mendahului Adam. Kalau
ada pemilihan ketua geng komplek disana jangan lupa ikutan juga yaa dam
till we meet again Adam sayang. kiss, hugs and bunch of love
dari onty!