Kamis, 23 November 2017

Adam Fabumi Kamaluddin, Our Little Warrior!

Kenapa aku ingin menulis tentang Adam? karena aku sendiri merasa sangat kehilangan Adam Fabumi, si baby selegram yang kemarin (22 November 2017) meninggal dunia dengan tenang. Setelah hampir 7 bulan berjuang melawan Patau Syndrome dan Trisomy 13. Sedih rasanya begitu mendengar kabar kepergian Adam, karena aku adalah salah satu pengikutnya yang aktif mengikuti perkembangan Adam melalui IG, caption-caption sederhana dan lucu yang ditulis oleh orangtuanya bisa membuatku merasa seolah-olah memang Adam lah yang menulis caption tersebut. Si Ketua Geng Komplek dengan salam khasnya, salam kenyot
Adam Fabumi Kamaludin, nama bayi kecil yang dilahirkan pada tanggal 24 April 2017 ini. Sebenarnya Adam sudah didiagnosa terkena Dandy Walker Syndrome semenjak 5 bulan masih di kandungan ibunya. setelah Adam dilahirkan syndrome tersebut lalu berkaitan dengan kasus selanjutnya yaitu Patau Syndrome dan Trisomy 13. Aku sendiri buta pengetahuan tentang penyakit tersebut. Tapi melalui berbagai artikel yang aku baca di internet aku akhirnya tahu apa itu Patau Syndrome dan Trisomy 13.
Dikenal dengan Patau Syndrome. Ketika seorang bayi terbentuk di dalam rahim ibunya, seharusnya ada dua salinan kromosom. Manusia total memiliki 23 pasang kromosom, lalu kenapa namanya Trisomy 13 karena adanya salinan ketiga dari kromosom no 13 yang hadir. Dengan kata lain Adam menderita kelebihan kromosom atau anomali kromosom. Bayi dengan kasus seperti Adam ini sangat spesial karena hanya terjadi dari 1 : 21.000 kelahiran bayi, bahkan yang meriset pun yakin bahwa bayi dengan bawaan seperti ini tingkat kejadiannya lebih tinggi dari data statistik yang ada. Dan juga bayi dengan bawaan seperti ini umumnya akan lahir dalam keadaan meninggal pun ketika bayi tersebut lahir dalam keadaan hidup kemungkinan bertahan tidak akan sampai pada perayaan ulang tahunnya, bahkan menurut penelitian 50% bayi lahir dengan kasus Trisomy 13 hanya dapat bertahan dalam 7 – 12 hari. Seperti yang sudah aku tulis diatas, bayi dengan kasus seperti ini diberi ‘extra’ oleh Allah, Adam memiliki 6 jari di masing-masing kaki dan tangannya. Oh yaa, syndrome ini juga tidak mengenal ras dan etnis tetapi umumnya diderita oleh bayi laki-laki. Dengan kasus seperti ini juga bayi biasanya diiringi dengan sejumlah penyakit seperti contohnya gangguan pada jantung, hydrocephalus, infeksi paru-paru, ginjal membengkak, dll
Yang menjadi poin utama dari tulisanku ini adalah aku banyak belajar dari orangtua Adam dan terutama Adamnya. Aku sangat kagum pada keluarga ini. Orangtua Adam dapat menerima cobaan ini dengan ikhlas dan tidak menyalahkan Allah atas ujian yang menimpa mereka. Adam yang didiagnosa oleh dokter terkena Dandy Walker Syndrome semenjak di kandungan ibunya tetapi orang tuanya tetap mempertahankannya mati-matian. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang akan memberikan keajaiban untuk kesembuhan Adam. Padahal pihak dokter sudah memberi tahu bahwa kemungkinan Adam dapat hidup dalam jangka panjang sangat kecil. Dari sini aku belajar ketegaran, semangat pantang menyerah, keikhlasan menerima dan menjalani takdir. Aku sangat terinspirasi dari keluarga ini. Orangtua Adam berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk Adam dan Adam pun berjuang mati-matian untuk dapat hidup panjang, dan itu terbukti hingga perjuangan Adam terhenti di usianya yang hampir menginjak 7 bulan
Sedih? Yaa aku sangat sedih, apalagi sehari sebelumnya aku baru saja menonton video klip dari lagu Ran – Melawan Dunia yang menampilkan kisah dari Adam dan Orang tuanya. Video klipnya benar-benar menyentuh dan membuat aku ikut larut sampai air mata dengan deras menetes apalagi saat melihat orangtua Adam mengisahkan perjuangan mereka mengurus buah hati dengan kasus ini


Untukmu Adam Fabumi Kamaluddin, Our Little Warrior..
Secepat itu kamu pergi dam, onty rasanya masih gak percaya. Gak ada lagi ketua geng komplek dengan salam kenyotnya
Onty mungkin hanya mengenalmu lewat postingan keseharianmu di IG, tapi onty merasa sangat dekat dengan Adam. Dari postingan tersebut onty tahu perkembangan Adam, onty tahu bahwa Adam adalah anak yang super duper kuat karena sanggup bertahan hingga hampir 7 bulan, kadang onty pun ingin menangis melihat banyaknya peralatan medis yang terpasang di tubuhmu, membayangkan anak sekecil itu harus bertahan hidup dengan bantuan peralatan medis.
perjuanganmu mungkin terhenti saat ini, tapi onty tahu Allah lebih sayang dengan Adam. Allah ingin Adam bermain dan berlarian dengan lincah disana tanpa terganggu oleh sonde dan peralatan medis lainya. Terimakasih sudah menginspirasi onty melalui kisahmu yaa dam. Terimakasih karena kehadiranmu yang begitu singkat di dunia ini mengajarkan onty banyak hal. Mengingatkan onty untuk selalu bersyukur dengan apa yang onty punya. Istirahat yang tenang disana, kamu adalah ladang surga orangtuamu. Onty salut dengan perjuangan Adam dan Orangtua Adam
sekarang sudah gak sakit lagi kan dam? Jangan lupa untuk daftar di komplek sana yaa dam, bermainlah dengan riang disana. Pasti Adam sekarang sudah ketemu dengan teman-teman Adam yang sudah mendahului Adam. Kalau ada pemilihan ketua geng komplek disana jangan lupa ikutan juga yaa dam
till we meet again Adam sayang. kiss, hugs and bunch of love dari onty!


Selasa, 21 November 2017

Mengapa Saya Harus Menulis?

MENGAPA SAYA HARUS MENULIS?
Pertanyaan itu begitu singkat tapi bisa muncul beragam alasan. Setiap orang mempunyai alasan tersendiri mengapa harus menulis, untuk saya sendiri menulis merupakan sebuah hobi untuk saya, ingat ketika dulu saya pertama kali menulis sebuah cerpen dan tanpa sengaja cerpen sederhana saya dibaca oleh ayah saya. Beliau melihat bahwa saya mempunyai suatu potensi untuk menjadi seorang penulis, beliau terus memberikan berbagai macam supportagar saya terus mengembangkan bakat saya tersebut. Masalahnya menulis bukan suatu hal yang mudah mengingat saya termasuk orang yang moody dan ide kadang muncul disaat yang tidak menentu ketika itu juga saya kadang sulit menerjemahkan apa yang ada di otak saya menjadi sebuah tulisan. Otak kadang terlalu penuh dengan segala macam pikiran yang akhirnya membuat saya tidak dapat membuahkan tulisan apapun
Tetapi saya merasa dengan tulisan saya dapat mengungkapkan apa yang tidak bisa saya ungkapkan dengan mudah dengan lisan. Lewat tulisan orang akan lebih mudah memahami apa yang sebenarnya saya pikirkan dan dengan tulisan pun kita bisa membuat orang lebih mengenal kita. Pun dengan tulisan saya dapat berbagi, mengekspresikan apa yang ada dalam hati dan pikiranku. Walau terkadang sulit tapi setidaknya saya berusaha untuk terus menulis, salah satunya adalah dengan menulis buku diary. Yaa dari dulu buku diary adalah salah satu tempat curhatanku ketika saya merasa tidak ada satu orang pun yang dapat mengerti saya. Saya bebas menulis apapun yang saya inginkan walau tidak ada yang dapat membacanya. Dan ketika buku diary tersebut hampir using karena sudah penuh dan saya taruh di sudut paling rahasia kamar saya tapi saya merasa bahwa ada bagian dari kejadian yang saya alami tersimpan rapi disana. Dan proses dari menulis pun terus terasah dengan hanya menulis diary sehingga ketika saya membaca kembali buku diary tersebut saya jadi mempunyai ide untuk menulis lagi

Saya sendiri berharap dengan menulis saya bisa memberikan suatu pengalaman menarik atau sebuah pendapat atas sesuatu terhadap pembacanya. Dan dengan menulis saya berharap saya dapat memberikan sesuatu yang positif untuk pembaca karena dengan melalui tulisan kita dapat memberikan motivasi atau memberikan edukasi terhadap pembaca